Semoga menginspirasi... ^_^ Oleh Hikmah Hamilal Qur'an Mengukir asa dan cita, menggoreskan kenangan dengan waktu... kan ku tuliskan kata.. tentang bukit bintang, lautan biru dan mungkin tentang mu.... Yang terkasih ..... belahan rusukku... Allah pisahkan kita dibelahan bumi yang berbeda... untuk kemudian Ia pertemukan kembali dalam satu sumpah dan perjanjian yang berat.. untuk kita menyatu kembali, menjadi rusuk yang utuh... Allah pisahkan kita untuk kebaikan... menjalani proses kehidupan panjang dalam penempaan diri, menjadi pribadi yang pantas ... Hingga akhirnya masing-masing dari kita menyadari..... Dimanakah sekarang.... bagian dari rusukku ini...??? apakah ia sekarang dibelahan dunia sana, memikirkanku? ... Siapakah dia ??? aku belum tahu..... teruntuk engaku yang telah Allah ciptakan sebagi bagian dari rusukku... Aku berharap kamu,.... dalam keadaan baik-baik saja... Aku ingin Allah menjagamu... untuk ku.. menjagamu...
www.ernawatililys.com Semoga menginspirasi... ^_^ Dari mana Cinta itu bermula? Oleh Hikmah Hamilal Qur'an Setiap diri ini, memiliki rasa. Rasa itu rasa yang istimewa, berbeda dengan rasa yang lainnya, bergejolak dihati, mempunyai energi yang tiada tara, membuat segalanya menjadi indah dan mudah. Rasa itu bernama cinta. Rasa yang Tuhan tiupkan kepada dada hambaNYA. Cinta memiliki makna yang lues dan luas, seperti apa engkau mendefinisikannya? “ Cinta itu tidak dapat dilihat, tapi dirasakan, cinta itu pengorbanan.” (Yuli, Mahasiswa IPB 48) “ Cinta adalah kesukarelaan kamu dan aku menjadi kami atas izinNYA’’ (Mutia, 22 Th) “ Cinta itu.... aku adalah kamu... kamu adalah aku....” (Heny Ainy, Bogor) “ Cinta adalah perasaan positif yang terbuat dari emosi yang akan menghasilkan kasih sayang dan rasa nyaman” (Zahra, Ibu rumah tangga) “Cinta adalah rasa kasih sayang yang muncul dari lubuk hati untuk rela...
Semoga menginspirasi... ^_^ Mengukir asa dan cita, menggoreskan kenangan dengan waktu. Kan ku tulis kisah tentang bukit bintang, lautan samudra, tentang diriku dan mungkin tentangmu. Kenapa saya harus menulis? Adalah sebuah pertanyaan yang mendasar dari diri kepada hati. Jika sudah bicara tentang hati tentulah sangat sensitif, dari hatilah segala sesuatu tindakan itu dilakukan yang didahului oleh isi hatinya, yakni niat. Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasullullah saw bersabda “ Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-NYA, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-NYA, dan barang siapa hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai kemana ia hijrah. ” (HR. Bukhari-Muslim) Sejatinya niat karena Allahlah yang terbaik, ini lebih mulia dari yang lain. Niat karena Allahlah yang memang ak...
Komentar